Di usia kepala dua ini masih labil? Hmm... belum tahu mo
dibawa kemana kehidupan kamu? Lakukan saja yang terbaik. Prinsipnya, besok
harus lebih baik daripada hari ini. Kalo uda sadar kamu nggak punya planning,
buatlah dari sekarang. Pertimbangkan segalanya. Bukannya mikir kejauhan, but
well-prepared is better, right?
Aku juga masih labil sih sebenernya. Belum punya pandangan
hidup, makanya aku menyebut diriku sendiri sang pencari. Mencari arti hidup.
Tujuan hidup sebenarnya, dan bagaimana menjalaninya dengan sukses.
Allah tahu hambaNya sedang mencari jalan dan petunjuk. Pasti
Dia memberikan petunjukNya dengan caraNya. Dan untuk hidupku, aku selalu
berusaha mempersiapkan segala sesuatu untuk semua kemungkinan yang ada. Bahkan
kemungkinan yang terburuk. That’s it!
Terkadang aku merasa seperti orang buta, tidak tahu apa yang
harus dilakukan. Itulah yang membuatku sadar, betapa kecilnya aku sebagai
hambaNya. La haula wa la kuwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim.
Bagi mereka yang uda tahu mo dibawa kemana jalan hidup
mereka. Pastinya uda punya seabrek list yang menunggu untuk dicentangin. Hmm...
that’s good! Tapi jangan Cuma merencanakan. Coba pasang strategi juga untuk
membuat listmu itu tercentang semua. Begitu kan?
Lalu aku baru tahu ada golongan manusia yang tujuan hidup
sebenarnya bukan di dunia. Mungkin banyak yang pengen jadi Professor atau
gelar2 tertinggi lainnya. Tapi tidak dengan mereka. Yang mereka cari adalah
tempat di sisi Rabbnya. Bagaimana mereka
bisa berada di sisi Rabbnya. Tidak tertolak oleh Rabbnya. Dan itulah
yang mereka cari.
Hmm... ternyata aku bukanlah apa-apa dibandingkan dengan
mereka itu. Mereka yang benar-benar memasrahkan hidup pada Rabbnya. Selalu mengusahakan
yang terbaik di jalanNya. Bagaimana dengan kita?? :) (Question of Life)
No comments:
Post a Comment