Oyat Oyet Anyet Google+

Oyat Oyet Anyet Google+
Temukan saya di Google+

Tuesday, December 11, 2012

LABIL



Di usia kepala dua ini masih labil? Hmm... belum tahu mo dibawa kemana kehidupan kamu? Lakukan saja yang terbaik. Prinsipnya, besok harus lebih baik daripada hari ini. Kalo uda sadar kamu nggak punya planning, buatlah dari sekarang. Pertimbangkan segalanya. Bukannya mikir kejauhan, but well-prepared is better, right?

Aku juga masih labil sih sebenernya. Belum punya pandangan hidup, makanya aku menyebut diriku sendiri sang pencari. Mencari arti hidup. Tujuan hidup sebenarnya, dan bagaimana menjalaninya dengan sukses.

Allah tahu hambaNya sedang mencari jalan dan petunjuk. Pasti Dia memberikan petunjukNya dengan caraNya. Dan untuk hidupku, aku selalu berusaha mempersiapkan segala sesuatu untuk semua kemungkinan yang ada. Bahkan kemungkinan yang terburuk. That’s it!
Terkadang aku merasa seperti orang buta, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Itulah yang membuatku sadar, betapa kecilnya aku sebagai hambaNya. La haula wa la kuwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim. 

Bagi mereka yang uda tahu mo dibawa kemana jalan hidup mereka. Pastinya uda punya seabrek list yang menunggu untuk dicentangin. Hmm... that’s good! Tapi jangan Cuma merencanakan. Coba pasang strategi juga untuk membuat listmu itu tercentang semua. Begitu kan?

Lalu aku baru tahu ada golongan manusia yang tujuan hidup sebenarnya bukan di dunia. Mungkin banyak yang pengen jadi Professor atau gelar2 tertinggi lainnya. Tapi tidak dengan mereka. Yang mereka cari adalah tempat di sisi Rabbnya. Bagaimana mereka  bisa berada di sisi Rabbnya. Tidak tertolak oleh Rabbnya. Dan itulah yang mereka cari. 

Hmm... ternyata aku bukanlah apa-apa dibandingkan dengan mereka itu. Mereka yang benar-benar memasrahkan hidup pada Rabbnya. Selalu mengusahakan yang terbaik di jalanNya. Bagaimana dengan kita?? :) (Question of Life)

Sunday, June 10, 2012

pencapaianku :)

Bismillah


Lama nggak blogging. g share anything. Hehehe... inilah saatnya. Di sela2 kepadatan jadwal. Padet tugas maksudnya... hehehehe tetep nyempetin buat blogging. Walo cuma sekedar nulis corat coret (oyat oyet) nggak jelas ini. Hee
Alhamdulillah... tahun ini tak rasa2in jadi tahun terpadat sepanjang perjalanan karirku. Hehee beberapa goals ter checklist (dengan baik). Tapi aku jadi nggak pernah berangkat ngaji lagi. Aku tahu harusnya itu nggak menjadi alasan. tapi semua pencapaian yang aku nikmati saat ini bener2 aku masukkan ke dalam golongan cobaan dariNya. Bukannya kufur dari nikmatNya, astaghfirullah.... aku cuma ngerasa apa yang Bapak bilang ke aku itu bener. Seperti yang beliau bilang, "di dalam al-qur'an dijelaskan, harta, benda, istri dan anak itu adalah cobaan bagi hamba2Nya di dunia. jadi hati2lah. tetaplah meminta bimbinganNya, agar tetap di track jalan yang lurus. "

Beberapa pencapaianku di tahun ini.

 

1. Keterima magang di cilad

 

Alhamdulillah, Allah memberikanku kesempatan untuk menimba ilmu di lembaga ini. Lembaga dimana aku bertemu dengan orang-orang yang punya etos kerja tinggi. Lembaga dimana pekerjanya profesional, creative, dan innovative. Subhanallah, sungguh bodoh kalo sampai aku menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Disinilah aku akan tahu bagaimana rasanya berada di dalam dunia kerja. Minimal aku bisa menyiapkan diriku agar lebih matang saat di dunia kerja nanti, yang tentunya persiapan itu berdasarkan pengalamanku selama magang. 

Sebenernya, awalnya aku uda pesimis bakalan ketrima magang. Cz pas wawancara, sumpah... rivalku berat cooooyy... uda minder duluan deh aku. hmmm...

Then, on the announcing day. I was surprise, when i heared that i was accepted. I couldn't believe it. :) In the first time i worked, i knew that i had to adjust me myself with many new things there. The terms in the world work isn't similar to the class. That's why i decide to try to join to this internship program.

I have passed a month in the internship program. I knew my work was not good enough. I have to try harder to satisfy everyone with my dedication. :) This is my promise. U know? Actually, it felt hard to divide my time, to rescheduled my activity, and to sacrifice some of my others activity. but, i think it's important to get some new atmospheres there. New experience, new challenge, n new knowledge. 

 

2. Jadi MC. 

 

 

Waw, this is the one of the great goals that i have reached. U know? I ever delayed my travel to go back to my home, bcz there was a training to be mc and protocoler. I dreamed it. I dreamed to have a chance to be an mc or a protocoler even just once. Then, finally i got it. :)

There are some of my friends doubt about it. They thought that i would be failed. But i have proven it. I did it. :) Bahkan ada yang bilang ke aku mending aku ngundurin diri aja jadi mc. Daripada ngerusak acara katanya. Hmmm.... disitu tantangannya. Beberapa keraguan orang itu aku patahkan dengan kepercayaan diriku (ya... mungkin overconfidence dikitlah hehehehe).

Sekalinya ng'mc langsung acara gede. Meskipun masih sedikit banyak terdapat kesalahan di sana-sini. tapi aku benar-benar telah melakukannya. Semuanya berjalan lancar juga karena partnerku yang sangat brilian, Mukhamad Maghfuri. Hehee... it's the awesome experience that i've got w/ you, Fur. i hope we can get another chance one day. :)

 

3. Mulai membaiknya prestasi akademikku.

 

 

Alhamdulillah, nilai ujian mid kemarin walaupun ada beberapa makul yang belum keluar, tapi aku mendapat predikat yang cukup baik. Untuk makul public speaking misalnya, alhamdulillah transcriptku dapet predikat the best transcript. Puji syukur padaMu ya Allah. then, untuk makul research method, nilaiku tertinggi seangkatan. Hehee those were the awesome goals that i've reached. 

Semoga semua pencapaianku ini nggak membuatku besar kepala. Tapi untuk pengukuran kualitas diriku dan juga sebagai pemacu untuk terus membangun karir selagi masih muda. 

Mungkin segini dulu deh, oyat oyet (corat coret) untuk hari ini. Moga besok2 dapet inspirasi buat corat coret dan berbagi. :)

Thursday, February 2, 2012

my dear


melengkapi bait serenadeku
kau hadir, kau ada
meyikapi kemanjaanku dengan kebijaksanaanmu
sungguh aku tidak sedang manyanjung

terbimbing aku untuk belajar sabar
tak berlebihan sepertinya
jika aku berani mengatakan
kau adalah "anugerah yang pernah ku miliki"